Rembuk Stunting Desa Geriging Jaya

Sentajo Raya — Kuansing, Tahun 2025


Bersama Turunkan Angka Stunting, Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas

Stunting masih menjadi persoalan serius di wilayah pedesaan karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia jangka panjang.Desa Geriging Jaya berkomitmen menurunkan angka stunting secara signifikan pada tahun 2025–2026 melalui kerja sama lintas sektor: kesehatan, gizi, pendidikan, sanitasi, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.

Melalui Rembuk Stunting Desa Geriging Jaya 2025, seluruh pemangku kepentingan desa dan kecamatan bersatu untuk menyusun rencana aksi yang terpadu, realistis, dan terukur demi masa depan anak-anak desa yang lebih baik.

Tujuan Rembuk Stunting

  1. Menyepakati data prevalensi stunting dan penyebab lokal di Desa Geriging Jaya.

  2. Merumuskan rencana aksi terintegrasi yang mencakup kegiatan, penanggung jawab, sumber dana, dan jadwal pelaksanaan.

  3. Menguatkan peran Posyandu, kader, KPM, TPP, dan aparatur desa dalam pencegahan serta penanganan stunting.

  4. Menyusun mekanisme pemantauan dan evaluasi (M&E) tingkat desa.

Output yang Diharapkan

  • Berita Acara Rembuk Stunting Desa Geriging Jaya 2025, berisi hasil kesepakatan bersama.

  • Rencana Aksi Desa (RAD) selama 6–12 bulan ke depan, mencakup kegiatan, indikator, penanggung jawab, dan sumber dana (APBDes, DAK, swadaya masyarakat).

  • Daftar prioritas KPM dan intervensi individual seperti kunjungan rumah, konseling gizi, dan rujukan kesehatan.

  • Mekanisme pelaporan dan monitoring berkala, termasuk laporan bulanan ke pihak kecamatan.






Melalui rembuk ini, Desa Geriging Jaya menunjukkan komitmennya untuk bersama-sama mencegah dan menurunkan angka stunting.
Dengan dukungan masyarakat, pemerintah desa, dan lintas sektor, diharapkan lahir generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif, menuju Desa Geriging Jaya bebas stunting

Komentar

Postingan Populer